Senin, 20 Februari 2012

Meet the Fellows: Learn, share and hugs!






Pada hari senin-selasa 13-14Februari 2012, kru Young Changemakers berkesempatan untuk belajar bersama 8 Young Changemakers Ashoka, yaitu  Dodi (YCM 2011,OSKA Darahrurat), Dimas (YCM 2011, Kartunet.com , Arlian (YCM 2011 , ZWE School) , Amilia Agustin (YCM 2009, ZW School), Ria (YCM 2011, Jamban BSJ), Dharma (YCM 2010, Small Farming Food Security) dan Retha (YCM 2010, Club Speak). 

Sebagai sebuah keluarga, kami berkesempatan untuk belajar bersama para senior kami , yaitu Fellow Ashoka Indonesia Ginan Koesmayadi (RumahCemara) dan Reggi Kayong Munggaran.  Dari keduanya kami belajar banyak hal dalam mengembangkan social venture. Ginan banyak berbagi mengenai penguatan internal diri, percaya diri dalam mengembangkan kegiatan sosial. Kemenangan terbesar menurut Ginan adalah bagaimana bila seseorang mampu menerima kekalahan dan melakukan refleksi kedepan untuk hal yang lebih baik. 


Tidak hanya berbicara mengenai "The Person", namun Ginan juga menyatakan hal penting yaitu lakukan mulai dari hal kecil, 1 thing 1 day, lakukan apa yang kamu cintai (passion). Dengan passionnya bermain bola, Ginan berhasil mengembangkan gerakan dan program inklusi ODHA melalui bermain bola. Tentunya kita semua tahu bahwa Rumah Cemara tahun kemarin berangkat mewakili Indonesia dalam turnamen sepak bola Homeless People di Paris.  Dengan passionnya, Ginan terpilih menjadi pemain terbaik dalam turnamen tersebut dan juga rumah cemara menduduki peringkat ke 6 dari seluruh tim yang tampil. 

Masuk ke sesi Fellow Reggi, kami banyak belajar tentang perencanaan aksi. Bagaimana strategi memobiliasasi masyarakat untuk mewujudkan perubahan sosial. Pengalaman 12 tahun Regi mendampingi beragam kelompok masyarakat (petani, buruh, masyarakat urban, dll) dibagi dalam sesi ringkas, padat dan sangat inspiratif. Regi telah mensistemasi pengalamannya selama 12 tahun dan menerjemahkan kedalam modul rencana aksi yang sangat bermanfaat bagi para Young Changemakers tersebut. 



Untuk menutup sesi  belajar tersebut seluruh kru Rumah Cemara dan para YCM bersama-sama mengucap "serenity prayer", sebuah doa universal untuk mohon diberi kekuatan, kemampuan untuk menerima dan merefleksikan kapasitas kita sebagai manusia.


Acara dilanjutkan pada malam hari dengan sesi Appreciative Inquiry. Ini merupakan komitmen dari Retha dan Agni dalam berbagi pengalaman sebagai faslitator anak muda selama ini. Mereka berdua bermimpi untuk melihat lebih banyak lagi fasilitator yang memfasilitasi anak muda untuk membuat perubahan sosial bagi masyarakat melalui #kfm , klub fasilitator muda. 

Bertempat di jalan Cihampelas Bandung (kosan Agni), para rombongan memulai sesi Appreciative Inquiry dengan sesi pemutaran film ABCD, discover (eksplorasi kekuatan diri) dan membangun pola komunikasi yang segar, apresiatif satu sama lain.  Pada sesi ini masing-masing partisipan diminta untuk menceritakan 3 hal paling membanggakan selama perjalanan hidupnya melalui media komik (Visual), dan partisipan lain diminta untuk menyimak (mengapresiasi), serta mengidentifikasi hal-hal positif apa yang ada dalam partisipan yang sedang bercerita. 


Sesi dilanjutkan dengan membahas Asset Based Thinking (ABT) dengan 3 pilar : change the way you see your self, change the way you see others, change the way you see situatuion. Juga mengeksplorasi pentingnya mengubah mindset dengan cara kita bertanya kepada orang lain. ABT menekankan kepada eksplorasi dan penghargaan terhadap kekuatan diri yang terus terakumulasi dari waktu ke waktu. ABT juga menekankan pada mindset untuk selalu berpikir positif dalam menghadapi segala tantangan yang ada. 

Pada keesokan harinya setelah bersantap pagi bersama di Bubur Haji Mang Oyo, rombongan bersiap menuju Greeneration Indonesia, tempat belajar bersama YCM Sano (2007) dan rekan-rekan Greeneration Indonesia lainnya seperti dodi dan kak Tian. 







Setibanya di kantor Greeneration Indonesia jalan Kanayakan Bandung, rombongan disambut oleh Dodi, salah satu Founder Greeneration.  Dodi menjelaskan tentang value dan konsep dari Greeneration Indonesia yaitu green attitude green environment dengan konsep seru REACTS : Research- Education, Action-Campaign dan Tools System. Disini rombongan benar-benar belajar bagaimana membangun value yang kokoh dan terintegrasi saat membuat social venture bagi masyarakat.




Sharing kemudian dilanjutkan oleh Sano, YCM 2007 yang sedari lulus kuliah konsisten mengembangkan social enterprise berbasis sustainable development. Disini rombongan belajar banyak hal,mulai dari value individu (membangun visi perubahan) yaitu WISDOM. Kami juga belajar Tips tentang Human Resources dan Team Building (bagaimana membangun venture dengan solid). Tidak cukup belajar hal tersebut, Sano seakan menumpahakan seluruh pengalamannya membangun Greeneration Indonesia dengan berbagi mengenai  strategi keberlanjutan suatu venture sosial. 

Sesi diskusi berlangsung sangat interaktif dan aplikatif, karena masing-masing partisipan mengangkat kasus venturenya (kegiatan sosial) masing-masing. Lewat share satu sama lain, lahirlah ide-ide sustainability social venture konkrit dari masing-masing partisipan. Sesi ditutup dengan pemaparan singkat mengenai business model canvas dan aplikasinya pada social venture.






Akhirnya selesai sudah rangkaian acara meet the fellows, sebuah acara belajar dan berbagi antara keluarga besar Ashoka (YCM, Fellow). Keseluruhan proses berlangsung dengan hangat, santai, namun penuh makna dan menghasilkan jejaring yang semakin kuat diantara para YCM , Fellow dan keluarga besar Ashoka.  Nantikan acara-acara seru seperti ini di lain waktu dan tempat. Seperti kata kak Sano, bila belum tahu siap-siaplah menjadi murid dan mendengar, bila sudah lebih dahulu tahu siap-siaplah menjadi guru dan berbagi.





Salam -  
kontributor : @agni2x
 
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar